Tabrak Dinding Bukit, Honda Mobilio Alami Kecelakaan Dekat SD Petra

BINTAN 26 Jun 2026 08:32 2 min read 27 views By Samsul
Tabrak Dinding Bukit, Honda Mobilio Alami Kecelakaan Dekat SD Petra
Kondisi kenderaan roda empat merek Honda Mobilio dengan nomor polisi BP 1262 WA yang mengalami kecelakaan lalulintas di jalan Indunsuri, Tanjunguban.

Koran Bintan.com | TANJUNGUBAN — Sebuah kenderaan roda empat merek Honda Mobilio dengan nomor polisi BP 1262 WA berwarna putih mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Indunsuri, Tanjunguban, Bintan, Jumat (26/6/2026) sore. 

Lokasi kejadian berada persis ditikungan tajam yang berada didepan SD Petra Cahaya Kasih. Hanya beberapa meter dari Gereja Katolik Stasi St. Yohanes Bosco dan kolam renang Melayu Bedendang.

Dalam rekaman vidio yang sempat viral dan diterima Kora Bintan terlihat sebuah mobil dalam kondisi penyok pada bagian samping kanan, pintu supir. Padahal antara lokasi tempat kejadian perkara terdapat selokan selebar lebih kurang satu meter.

Eko, warga Tanjunguban menduga kenderaan hilang kendali hingga keluar jalan lalu 'terbang' melewati selokan dan berhenti karena menabrak dinding tanah. "Saya yakin mesin kenderaan masih hidup saat mobil itu menabrak dinding tanah," ungkap Eko yang sehari-hari berprofesi sebagai supir taksi online ini.

 Eko mengakui, kondisi jalan disekitar lokasi memang berbentuk tikungan tajam, baik dari Tanjunguban maupun dari arah Tanjungpinang. Hal itu dipertegas dengan adanya plang rambu-rambu lalulintas dengan dasar berwarna kuning dengan tulisan hitam besar 'Hati-Hati Ada Tikungan Ke Kiri' serta dilengkapi dengan rambu penunjuk arah dibawahnya.

Kejadian ini kata Eko, bisa saja disebabkan pengemudi tidak memahami kondisi jalan sehingga pengemudi terkejut dan mengalami kesulitan mengantisipasi potensi bahaya seperti tikungan tajam. "Alasan lainnya, bisa saja pengemudi mengantuk, sehingga terjadi kecelakaan itu," ujar Eko.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas (Kanit Gakkum Satlantas) Polres Bintan, Ipda Tedi Sinaga mengatakan, pihaknya telah memonitor kejadian tersebut, dan melakukan olah tempat kejadian (TKP) serta mengumpulkan data untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Saat ditanya jumlah penumpang didalam kenderaan dan kondisi pengemudi, Ipda Tedi mengaku masih mengumpulkan informasi dan alat bukti paska lakalantas. "Kita masih melakukan olah TKP, nanti saya kabari," tandas Tedi.(sam)

Chat with us on WhatsApp