MAN Insan Cendekia Batam Raih Juara 1 Kategori Pelajar ISFO 2026

IPOLEKSOSBUD 24 Sep 2026 19:42 • 3 min read • 62 views • By Nick Wardi
MAN Insan Cendekia Batam Raih Juara 1 Kategori Pelajar ISFO 2026
Para juara Kategori Cerdas Cermat Keuangan Syariah Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 berfoto bersama tamu undangan yang hadir.

Koran Bintan.com | JAKARTA — MAN Insan Cendekia Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau meraih Juara Pertama Kategori Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS) pada Grand Final Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 tajaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang digelar di Aula Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Tim MAN Insan Cendekia Kota Batam yang terdiri dari Keanu Alief Montoya, Ahmad Akif Al Zahrawi, M. Razan Aqil Muflih berhasil mengalahkan peserta dari berbagai sekolah di Indonesia.

Sementara Juara 2 dan 3 diraih MAN Insan Cendekia Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten serta MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur. ISFO 2026 diikuti 11.952 peserta yang tergabung dalam 4.030 tim dari seluruh Indonesia. Jumlah tersebut meningkat sekitar 12 persen untuk peserta dan 15 persen untuk tim dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk Kategori CCKS Tingkat Mahasiswa, Juara 1 disabet tim Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Juara 2 dan 3 diraih Politeknik Keuangan Negara STAN, Tangerang Selatan, Banten.

Baca juga: Pemerintah Perkuat Sinergi untuk Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

Sedangkan Juara 1 Kategori Wirausaha Muda Syariah (WMS) dalam ajang ISFO 2026 diraih oleh tim Sortine dari IPB University, Bogor, Jawa Barat. Juara 2 diraih Tim FitDaYs dari Universitas Widyatama, Bandung, Jawa Barat. Dan Juara 3 diraih Tim Tim ELPIS dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengatakan, ISFO menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah pengetahuan sekaligus menerapkan pemahaman keuangan syariah dalam kegiatan ekonomi.

Menurut Dicky, keberhasilan ISFO tidak semata-mata diukur dari siapa yang menjadi juara. Lebih penting, kompetisi ini diharapkan melahirkan generasi muda yang CAKAP, BIJAK, PRODUKTIF, dan TERLINDUNGI dalam mengelola keuangan.

“Melalui lomba cerdas cermat keuangan syariah, para peserta mengasah pengetahuan dan pemahaman mereka. Melalui kompetisi Wirausaha Muda Syariah, pemahaman tersebut diterapkan menjadi gagasan, inovasi, dan kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dicky.

Sementara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, generasi muda Muslim merupakan modal sosial besar bagi perkembangan ekonomi syariah Indonesia. Ia mendorong generasi muda terus belajar, mengembangkan usaha produktif, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan negara.

“Potensi inilah yang akan menjadi penggerak utama perkembangan ekonomi syariah Indonesia di masa depan,” ujar Mendikdasmen.

Senada dengan itu, Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono menilai koperasi dapat menjadi salah satu wadah usaha yang relevan bagi generasi muda.

“Koperasi tidak hanya menjadi sarana berkumpul dan bekerja sama, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Ferry.

Baca juga: APBN Tetap Resilien Di Tengah Gejolak Global, Penerimaan Negara Tumbuh 25,4 Persen

Dalam puncak ISFO 2026, OJK dan Kemendidasmen juga menandatangani Nota Kesepahaman untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program pendidikan serta literasi keuangan, termasuk keuangan syariah.

OJK turut meluncurkan Bahan Ajar Literasi Finansial Fase E dan Fase F yang dapat digunakan dalam pembelajaran formal maupun kegiatan kokurikuler. Bahan ajar tersebut telah dikurasi dan tersedia di platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen.

OJK berharap para peserta ISFO 2026 dapat menjadi Duta Literasi Keuangan Syariah dan menyebarkan pemahaman mengenai ekonomi serta keuangan syariah kepada masyarakat di sekitarnya.(nck)

Chat with us on WhatsApp