96 Ton Minyakita Akan Banjiri Masyarakat Kabupaten Natuna

KEPRINESIA 23 Sep 2026 22:04 • 3 min read • 65 views • By Effendi
96 Ton Minyakita Akan Banjiri Masyarakat Kabupaten Natuna
Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik memantau kedatangan minyakgoreng merek Minyakita di pelabuhan Selat Lampa.

Koran Bintan.com | RANAI — Sebanyak 96.252 liter minyak goreng merek Minyakita kemassn 1 liter dan 2 liter telah tiba di Natuna. Minya goreng rakyat produksi dari Sinar Mas tersebut tiba di Natuna dengan menggunakan lima kontainer. 

"Kita akan kawal agar harga penjualan Minyakita ini sesuai dengan aturan, Rp 15.700/liter," kata  Bupati Natuna Cen Sui Lan yang didampingi Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik saat melakukan peninjauan kedatangan minyak tersebut di pelabuhan Selat Lampa, Rabu (23/9/2026).

Menurut Cen, sebelumnya dukungan pemerintah pusat dalam pendistribusi MinyaKita ke Kabupaten Natuna hanya diberikan hingga ke Tanjungpinang saja. Setelah tiba di Tanjungpinang, Pemkab Natuna masih harus menanggung biaya transportasi dan ekspedisi untuk membawa Minyakita tersebut hingga ke Natuna.

“Pemerintah hanya menanggung sampai Tanjungpinang. Kemudian dari Tanjungpinang, kalau pemerintah kabupaten mau memasukkan ke Natuna harus mengeluarkan biaya tambahan lagi,” kata Cen Sui Lan.

Baca juga: PT. Nations Petroleum Pemenang Lelang WK Natuna D-Alpha

Persoalan biaya angkut tersebut kemudian disampaikan Pemkab Natuna kepada pemerintah pusat. Setelah melalui proses pembahasan, pemerintah daerah akhirnya memperoleh solusi agar pasokan Minyakita dapat dikirim langsung ke Natuna.

“Dari situlah kita mulai proses. Akhirnya dapat angin segar, sudah boleh, dan akhirnya sudah dikirim ke kita. Kondisinya sekarang kita sudah tidak mendapatkan kendala untuk penjualan harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi),” kata Cen.

Perubahan pola distribusi tersebut menjadi penting bagi Natuna sebagai wilayah kepulauan. Biaya logistik dan pengangkutan selama ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi distribusi kebutuhan pokok hingga ke daerah.

Dengan pengiriman langsung saat ini, pemerintah daerah memiliki ruang lebih besar untuk menjaga ketersediaan Minyakita sekaligus mengawal agar harga jual di tingkat masyarakat tetap sesuai dengan HET.

Cen Sui Lan memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan minyak goreng bersubsidi tersebut. Menurutnya, stok Minyakita yang saat ini tersedia masih dalam kondisi aman dan pasokan berikutnya dijadwalkan kembali tiba pada bulan depan.

“Jangan khawatir. Pemerintah daerah akan selalu hadir untuk menyelesaikan masalah ketahanan pangan. Kita tidak mau hajat hidup orang banyak ini menjadi terkendala,” tegas Cen Sui Lan.

Baca juga: Bupati Anambas Aneng Dorong Semua KKKS Migas Pakai Naker Lokal

Bupati Natuna meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi mengenai harga Minyakita yang disebut-sebut mencapai Rp23 ribu hingga Rp24 ribu/liter. “Jangan bikin hoaks di Natuna ini,” tegasnya.

Pemkab Natuna, tambah Cen Sui Lan, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pasokan minyak goreng tetap tersedia dan harga di tingkat masyarakat tidak keluar dari ketentuan yang berlaku.

Bupati Natuna Cen Sui Lan juga menyampaikan apresiasi kepada PT. Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) yang telah membantu memfasilitasi pengangkutan pasokan Minyakita dari Jakarta hingga ke Natuna.

Menurutnya, pemerintah daerah juga menerima sejumlah masukan dari pihak PELNI, terutama berkaitan dengan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang yang menggunakan transportasi laut.

“Terima kasih kepada pihak PELNI yang sudah mengantarkan sampai ke sini. Kami juga mendengar keluhan dari Pelni terkait keselamatan penumpang yang akan melakukan perjalanan. Itu akan kita perbaiki sesuai dengan anggaran,” jaji Cen mengakhir.(fen)

Chat with us on WhatsApp