Sekda Zulhidayat Minta Pedagang Tempati Lapak Sesuai Nomor Undian

KEPRINESIA 26 Jun 2026 12:52 2 min read 28 views By Andre
Sekda Zulhidayat Minta Pedagang Tempati Lapak Sesuai Nomor Undian
Petugas Satpol PP Kota Tanjungpinang sempat bersitegang urat dengan salah satu oknum pedagang saat ingin ditertibkan.

Koran Bintan.com | TANJUNGPINANG — Koboi, pedagang UMKM di kawasan Gurindam 12, Tepi Laut, Kota Tanjungpinang sudah berkali-kali diingatkan untuk menempati lapak hasil undiannya. Namun yang bersangkutan menempati lapak yang berbeda dari hasil undian sehingga memicu keberatan dari pedagang lain.

Zul Hidayat

Sekda Tanjungpinang Zul Hidayat

"Pada saat relokasi, beliau (Koboi) mengambil titik tempat lain sehingga saudara kita yang sesuai hasil undian tidak bisa menempatkan dagangannya ditempat itu," ujar Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, Jumat (26/6/2026).

Baca juga : Direktur BUMD TMB Ingin Adil Dan Transparan Relokasi Pedagang Taman Gurindam

Petugas dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) Kota Tanjungpinang sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan, sudah mengingatkan Koboi untuk menempati lapak hasil undiannya demi menjaga keadilan bagi seluruh pelaku UMKM.

Bukan hanya petugas dari BUMD saja yang sudah mengingatkan Koboi, petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang juga sudah mengarahkan agar yang bersangkutan menempati lapak hasil undian.

Namun, sikap keberatan dari Koboi dan isterinya yang disampaikan dilokasi kejadian membuat situasi di lapangan berkembang menjadi perdebatan yang kemudian direkam dan akhirnya beredar luas di sejumlah platform media sosial.

Padahal, isteri pelaku (Resni Yanti) telah mengikuti proses pengundian di Pemko Tanjungpinang, seperti pedagang lainnya sudah memperoleh tempat untuk menggelar daganganya. Namun, entah kenapa saat relokasi berlangsung, Resni menempati lapak yang berbeda dari hasil undian sehingga memicu keberatan dari pedagang lain.

Dari laporan yang diterimanya, kata Sekda, Koboi sempat berupaya menguasai tiga hingga empat lapak yang merupakan milik pedagang lain sebagaimana hasil undian. Karena itu, relokasi tetap mengacu pada hasil pengundian agar setiap pedagang memperoleh hak yang sama.

"Kita semua sama-sama mencari rezeki. Karena itu kami mendorong agar seluruh pedagang menempati lapak sesuai hasil undian," kata Zulhidayat. 

Terkait potongan video yang menunjukkan Direktur BUMD PT. TMB H. WD Guntoro terlihat bersitegang dengan suami Resni Yanti yang bernama Koboi, Sekda Zulhidayat mengaku sudah mengingatkan agar setiap persoalan di lapangan dihadapi dengan sabar dan mengedepankan pendekatan yang humanis.

"Saya sudah mengingatkan Pak Direktur (WD Guntoro), bagaimanapun dinamika di lapangan harus tetap mengedepankan kesabaran dan menggunakan cara yang humanis," ungkap Zulhidayat.

Saat ini, kondisi di kawasan Gurindam 12 sudah kembali kondusif. Pedagang yang bersangkutan juga telah menempati lapak sesuai hasil undian sehingga proses relokasi kembali berjalan.

"Alhamdulillah semuanya sudah terkendali, yang bersangkutan juga sudah menempati tempat sesuai hasil undian," tutupnya.(dre) 

Chat with us on WhatsApp