Pengendera Motor Vixion Tewas Dilindas Truk Molen
Koran Bintan.com | TELUK SEBONG — Sukatman (51), warga Senggiling, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong langsung menghembuskan nafas terakhir usai dilindas truk molen pembawa semen curah. Kejadian mengerikan ini terjadi di jalan lama Tanjungpinang-Tanjunguban, tepatnya di Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan Kamis (7/5/2026) sore.
Korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka berat di bagian kepala dan perut. Bahkan, bagian perut korban dilaporkan robek hingga isi perut terburai.
Insiden nahas tersebut melibatkan truk mixer Hino warna oranye metalik bernomor polisi BP 8672 UT dengan sepeda motor Yamaha Vixion hitam BP 2415 TN.
Cuplikan video kondisi korban beredar luas diberbagai media sosial. Dalam rekaman itu, korban terlihat tergeletak di badan jalan dengan luka parah, sementara truk yang terlibat kecelakaan masih berada di lokasi.
Salah seorang pengendara yang melintas, Muji yang sedang bekendera bersama isterinya saat itu mengaku melihat kerumunan orang sesaat setelah kecelakaan terjadi.
“Saya tidak tahu detail kejadiannya karena sudah mau maghrib. Saya mau pulang ke Uban. Banyak warga berkerumun,” kata Muji yang ditemui di Tanjunguban, Kamis malam.
Kepala Seksi Humas Polres Bintan, AKP Hotma Panusuna Olver Lolo Bako mengatakan, kecelakaan terjadi di sekitar Simpang Fiones dekat Kampung Pasiran, Desa Sri Bintan.
Menurutnya, korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang, luka robek terbuka di bagian perut, luka robek di paha kanan, serta lecet di tangan dan kaki. “Korban pengendara motor meninggal dunia di tempat akibat luka yang cukup parah,” kata HP Bako, Jumat (8/5/2026).
Dari hasil penyelidikan sementara, truk mixer yang dikemudikan Ridwan melaju dari arah Bintan Buyu menuju Ekang Anculai. Saat tiba di lokasi kejadian, korban diduga keluar dari arah kiri atau dari jalan menuju kawasan Poyotomo tanpa memperhatikan arus lalu lintas utama.
“Masih kami dalami, namun berdasarkan keterangan sopir, korban tiba-tiba keluar dari arah kiri,” ujarnya. Sopir truk disebut sempat membunyikan klakson dan melakukan pengereman. Namun karena jarak terlalu dekat, tabrakan tak dapat dihindari.
Korban kemudian menabrak badan samping kiri truk sebelum terjatuh dan terlindas ban belakang kiri kendaraan roda enam tersebut. Sementara sepeda motornya terpental ke pinggir bahu jalan.
Usai kejadian, korban langsung dievakuasi ke RSJKO Engku Haji Daud (EHD) Kepri di Tanjunguban. Pada malam harinya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di Senggiling.
Polres Bintan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintas di persimpangan maupun jalan lintas kendaraan berat.
“Pastikan kondisi kendaraan layak jalan dan selalu perhatikan jarak aman sebelum berbelok atau menyalip,” imbuh HP Bako. (sam)
Related Articles